Sejenak kemudian Rayha duduk terdiam. Senyumnya tetap terpajang dengan rapi. Tapi tatap matanya tampak nanar membisu. Sorot matanya yang penuh semangat seolah lenyap tertukar oleh sinar keputusasaan. Terlambat. Itulah penyebabnya.
Di bulan yang lalu, sudah sebagian gajinya dipotong karena datang terlambat. Kebijakan baru yang ditetapkan perusahaan tempat Rayha bekerja, membuat Ia harus rela kehilangan sebagian gajinya setiap kali waktu gajian tiba. Pasalnya, Rayha sering hadir setelah jadwal masuk berlalu.
'Ini adalah hal sepele. Datang lebih awal. Pasti takkan ada lagi pemotongan gaji.' celetuk Rayha dalam batinnya. Padahal Rayha bangun pagi tidak terlambat. Di sebagian besar harinya Rayha bangun sebelum waktu shalat Shubuh tiba.
Berbagai kiat sudah Ia coba. Dan yang terakhir adalah dengan mempercepat jam di rumahnya. Bahkan Jam tersebut dibuat lebih cepat satu jam dari normal. Begitupun Ia tetap tak pernah datang tepat waktu apalagi lebih awal.
Sampai suatu pagi, Ia terduduk lemas. Bahkan Ia rebahkan tubuhnya. Tatkala melihat jam, waktu masuk sepuluh menit lagi. adahal waktu tempuh ke tempat kerjanya sekitar 20 menit lebih. Pasrah. semua tulang belulang Rayha terasa remuk. Matanya nanar. Darahnya bergemuruh. Rayha merasa seakan ingin mengobrak-abrik seluruh isi rumahnya.
'Yachhh, terlambat lagi, telat lagi. Kalo begitu, mending santai ajalah. toh sudah terlambat. diburu juga sudah telat.; Raiha membatin dengan berusaha tersenyum. Jadilah Ia santai dan bergerak seolah tanpa emosi.
Pada gilirannya, kutukan demi kutukan Rayha alamatkan pada dirinya sendiri. Dasar manusia laknat. Di saat dituntut tiba di tempat kerja tepat waktu aja tidak bisa. Tapi kalo gajian mau gaji yang banyak dan mewah. Munafik. Tatkala melihat informasi kondisi para PNS yang telat, bencinya bukan kepalang. Tapi untuk dirinya sendiri, tak ada hari tanpa telat. Inikah pertanda menjadi penghuni neraka? Bagaimana mau mengurusi urusan yang berat dan banyak. sedangkan untuk hal sepele saja tak bisa. Takkah malu pada anak-anakmu yang berangkat lebih awal dan tak kenal kata telat tiba di sekolahnya? Orang lainkah yang menyebabkan keterlambatanmu?
Pikiran Rayha terus berkecamuk. Bahkan terpikir untuk berhenti dari pekerjaannya. Hari itu, hari keputusasaan seorang Rayha terhadap masalahnya yang sepele.
NB: Rayha adalah nama tokoh tanpa bermaksud mengalamatkan cerita ini kepada siapapun yang bernama sama dengan tokoh.
Salam semangat!!!
Halaman ini untuk menjalin kekuatan informasi. Meretas lintas batas geografi untuk saling berbagi. Selamat berjuang. Bersama Pemuda Peradaban membangun peradaban islami.
Minggu, 15 September 2013
Sabtu, 07 September 2013
Sebuah visi
Visi merupakan raihan tertinggi. Ibarat pulau idaman, visi adalah pulau tempat berlabuh. Akan ada pulau-pulau yang disinggahi. Pulau-pulau kecil inilah yang berlaku sebagai misi.
Visi akan menentukan arah dan laju pergerakan. Keburaman visi akan membuat konsentrasi kerja tak jelas alias mood mood-an. sekarep ae...
Lalu, apa syarat visi?
Visi merupakan tujuan akhir. Tujuan final dari sebuah tindakan yang dilakukan. Dalam kehidupan, boleh terjadi ada visi-visi kecil. Visi yang ingin diraih dari sebuah agenda. Tapi, visi-visi itu selayaknya mendukung jalan menuju visi kehidupan pribadi. Berangkat dari kesadaran akan tiba masa pertanggungjawaban dii hadapan Allah swt., maka visi utama kehidupan harus berkaitan erat dengan masa tersebut. Maka, visi-visi kecil harus mengarah kepada visi utama. Contohnya, bila visi utama adalah mampu bertanggung jawab dengan baik di hadapan Allah. Maka visi-visi kecil harus mendukungnya, contoh; suksesnya acara tanpa beban hutang dan penzhaliman. Visi-visi kecil adalah misi utuk sampai pada visi utama.
Tujuan akhir harus penuh kebaikan. Baik kebaikan pribadi maupun komunitas. Kebaikan itu dinilai berdasarkan standar sang Maha Khalik, Allah swt. Tidak memakai standar kebaikan versi sendiri alias sekarep dewe...
Visi hendaknya realistik. Visi yang jelas tentu memilki kemungkinan besar terwujud. tidak boleh 50:50. Setidaknya, 51 untuk kemungkinan terwujud dan sisanya untuk kemungkinan tak terwujud. Jadi, perlu kecermatan resiko dari sebuah tindakan. Maka utamakan kebaikan untuk semua.
Selamat menyusun visi...!!!
Visi akan menentukan arah dan laju pergerakan. Keburaman visi akan membuat konsentrasi kerja tak jelas alias mood mood-an. sekarep ae...
Lalu, apa syarat visi?
Visi merupakan tujuan akhir. Tujuan final dari sebuah tindakan yang dilakukan. Dalam kehidupan, boleh terjadi ada visi-visi kecil. Visi yang ingin diraih dari sebuah agenda. Tapi, visi-visi itu selayaknya mendukung jalan menuju visi kehidupan pribadi. Berangkat dari kesadaran akan tiba masa pertanggungjawaban dii hadapan Allah swt., maka visi utama kehidupan harus berkaitan erat dengan masa tersebut. Maka, visi-visi kecil harus mengarah kepada visi utama. Contohnya, bila visi utama adalah mampu bertanggung jawab dengan baik di hadapan Allah. Maka visi-visi kecil harus mendukungnya, contoh; suksesnya acara tanpa beban hutang dan penzhaliman. Visi-visi kecil adalah misi utuk sampai pada visi utama.
Tujuan akhir harus penuh kebaikan. Baik kebaikan pribadi maupun komunitas. Kebaikan itu dinilai berdasarkan standar sang Maha Khalik, Allah swt. Tidak memakai standar kebaikan versi sendiri alias sekarep dewe...
Visi hendaknya realistik. Visi yang jelas tentu memilki kemungkinan besar terwujud. tidak boleh 50:50. Setidaknya, 51 untuk kemungkinan terwujud dan sisanya untuk kemungkinan tak terwujud. Jadi, perlu kecermatan resiko dari sebuah tindakan. Maka utamakan kebaikan untuk semua.
Selamat menyusun visi...!!!
Rabu, 04 September 2013
Popularitas via Kontes Haram
Terkenal. Hampir semua manusia mencitakan untuk menjadi terkenal. Apalagi individu media massa. Popularitas alias keterkenalan erat dengan kekayaan.
Inilah sebenarnya yang berada di dalam benak para penyelenggara Miss World 2013 di Bali. Mengenalkan Indonesia. Itu alasan resmi yang disampaikan agar terdengar nasionalis dan heroik. Pada intinya, kekayaan dan keterkenalan yang diincar.
Seorang yang mencalonkan diri sebagai Wapres 2014-2019, menjadi begitu antusias dengan penyelenggaraan kontes haram itu. Karena efek keterkenalan akan menghampiri dan menjadi harapannya agar rakyat Indonesia mengetahui tentangnya. Dan kelak akan dia banggakan sebagai kiprah luar biasa karena bersifat internasional.
Alasan kuatnya, sebenarnya adalah uang. Berapa nilai rupiah yang bisa diraup dari penyelenggaraan kontes haram tersebut?
Padahal, salah besar kalo mengenalkan Indonesia via kontes murahan alias 'kontes pelacur' seperti Miss World. Kontes itu menyalahi semangat UUD 1945, terutama dalam pembukaannya. Sungguh Tuhan yang Maha Esa tidak ingin hambanya menjadi ahli maksiat dengan 'menjual' keindahan tubuh wanita.
'Kontes pelacur' Miss world adalah bentuk penghinaan nyata kepada kaum hawa. Kontes itu adalah bentuk deskriminasi sosial terhadap wanita. Kenapa tak dibuat Mr. world? hadehhh....
Inilah sebenarnya yang berada di dalam benak para penyelenggara Miss World 2013 di Bali. Mengenalkan Indonesia. Itu alasan resmi yang disampaikan agar terdengar nasionalis dan heroik. Pada intinya, kekayaan dan keterkenalan yang diincar.
Seorang yang mencalonkan diri sebagai Wapres 2014-2019, menjadi begitu antusias dengan penyelenggaraan kontes haram itu. Karena efek keterkenalan akan menghampiri dan menjadi harapannya agar rakyat Indonesia mengetahui tentangnya. Dan kelak akan dia banggakan sebagai kiprah luar biasa karena bersifat internasional.
Alasan kuatnya, sebenarnya adalah uang. Berapa nilai rupiah yang bisa diraup dari penyelenggaraan kontes haram tersebut?
Padahal, salah besar kalo mengenalkan Indonesia via kontes murahan alias 'kontes pelacur' seperti Miss World. Kontes itu menyalahi semangat UUD 1945, terutama dalam pembukaannya. Sungguh Tuhan yang Maha Esa tidak ingin hambanya menjadi ahli maksiat dengan 'menjual' keindahan tubuh wanita.
'Kontes pelacur' Miss world adalah bentuk penghinaan nyata kepada kaum hawa. Kontes itu adalah bentuk deskriminasi sosial terhadap wanita. Kenapa tak dibuat Mr. world? hadehhh....
Semoga Indonesia terjaga dari kaum egois yang mengatasnamakan Indonesia untuk kepentingan dirinya, seperti pelaksana 'Kontes Pelacur' Miss World 2013 di Bali
Mencapai Keterkenalan
Terkenal. Hampir semua manusia mencitakan untuk menjadi terkenal. Apalagi individu media massa. Popularitas alias keterkenalan erat dengan kekayaan.
Inilah sebenarnya yang berada di dalam benak para penyelenggara Miss World 2013 di Bali. Mengenalkan Indonesia. Itu alasan resmi yang disampaikan agar terdengar nasionalis dan heroik. Pada intinya, kekayaan dan keterkenalan yang diincar.
Seorang yang mencalonkan diri sebagai Wapres 2014-2019, menjadi begitu antusias dengan penyelenggaraan kontes haram itu. Karena efek keterkenalan akan menghampiri dan menjadi harapannya agar rakyat Indonesia mengetahui tentangnya. Dan kelak akan dia banggakan sebagai kiprah luar biasa karena bersifat internasional.
Alasan kuatnya, sebenarnya adalah uang. Berapa nilai rupiah yang bisa diraup dari penyelenggaraan kontes haram tersebut?
Padahal, salah besar kalo mengenalkan Indonesia via kontes murahan alias 'kontes pelacur' seperti Miss World. Kontes itu menyalahi semangat UUD 1945, terutama dalam pembukaannya. Sungguh Tuhan yang Maha Esa tidak ingin hambanya menjadi ahli maksiat dengan 'menjual' keindahan tubuh wanita.
'Kontes pelacur' Miss world adalah bentuk penghinaan nyata kepada kaum hawa. Kontes itu adalah bentuk deskriminasi sosial terhadap wanita. Kenapa tak dibuat Mr. world? hadehhh....
Semoga Indonesia terjaga dari kaum egois yang mengatasnamakan Indonesia untuk kepentingan dirinya, seperti pelaksana 'Kontes Pelacur' Miss World 2013 di Bali.
Inilah sebenarnya yang berada di dalam benak para penyelenggara Miss World 2013 di Bali. Mengenalkan Indonesia. Itu alasan resmi yang disampaikan agar terdengar nasionalis dan heroik. Pada intinya, kekayaan dan keterkenalan yang diincar.
Seorang yang mencalonkan diri sebagai Wapres 2014-2019, menjadi begitu antusias dengan penyelenggaraan kontes haram itu. Karena efek keterkenalan akan menghampiri dan menjadi harapannya agar rakyat Indonesia mengetahui tentangnya. Dan kelak akan dia banggakan sebagai kiprah luar biasa karena bersifat internasional.
Alasan kuatnya, sebenarnya adalah uang. Berapa nilai rupiah yang bisa diraup dari penyelenggaraan kontes haram tersebut?
Padahal, salah besar kalo mengenalkan Indonesia via kontes murahan alias 'kontes pelacur' seperti Miss World. Kontes itu menyalahi semangat UUD 1945, terutama dalam pembukaannya. Sungguh Tuhan yang Maha Esa tidak ingin hambanya menjadi ahli maksiat dengan 'menjual' keindahan tubuh wanita.
'Kontes pelacur' Miss world adalah bentuk penghinaan nyata kepada kaum hawa. Kontes itu adalah bentuk deskriminasi sosial terhadap wanita. Kenapa tak dibuat Mr. world? hadehhh....
Semoga Indonesia terjaga dari kaum egois yang mengatasnamakan Indonesia untuk kepentingan dirinya, seperti pelaksana 'Kontes Pelacur' Miss World 2013 di Bali.
Jumat, 18 Maret 2011
kisi-kisi mid semester kelas xi-is
1. Personal Pronoun
2. Relative Pronoun
3. Tenses
-simple present
- simple past
- simple future
- present perfect
- present continious
- past continious
4. Conditional sentence
Halo semua, pernah denger personal pronoun? Pasti donk. Kalo dalam bahasa Indonesia personal pronoun misalnya: saya, dia (wanita), dia (pria), kamu dan mereka. Untuk benda dan binatang panggilnya apa ya? Hehehe.
Personal Pronoun (Kata Ganti Orang) adalah kata yang digunakan untuk menggantikan orang, benda, binatang atau hal lainnya. Personal Pronoun bisa digunakan sebagai Nominative (Subjek), Accusative (Objek), Possessive Adjective (Kata Sifat Kepemilikan) dan Possessive Pronoun (Kata Ganti Pemilik).
SUBJECT: terletak diawal kalimat
OBJECT: terletak setelah verb setelah preposition (kata depan)
POSSESSIVE ADJECTIVE: terletak sebelum noun
POSSESSIVE PRONOUN: sebagai subjek, sebagai objek
a. Kata Ganti Sebagai Subjek (Nominative Pronoun)
Nominative Pronoun (Kata Ganti Sebagai Subjek) diletakkan di awal kalimat. Nominative Pronoun terdiri dari:
Examples:
Susan is a student - She is a student
Roger is a teacher – He is a teacher
You and I are students – We are students
Susan and Andy are students – They are students
The dog and the cat are fat – They are fat
You and Susan are students – You are students
b. Kata Ganti Sebagai Objek (Accusative Pronoun)
Accusative pronoun (Kata ganti sebagai objek) terdiri dari:
Personal Pronoun sebagai objek terletak setelah verb (kata kerja) dan setelah preposition (kata depan).
Examples:
Mr. Bambang loves Mrs. Astuti – Mr. Bambang loves her.
I visit Mr. Rudi every Sunday – I visit him every Sunday.
She knows you and me – She knows us.
We meet Yuda and Yudhi everyday – We meet them everyday.
They like the cat – They like it.
I get the novels from Mrs. Nitya – I get them from her.
c. Possessive Adjective (Kata Ganti sebagai Milik)
Pronoun sebagai Possessive Adjecive diletakkan didepan Noun (Kata Benda) untuk menunjukkan kepemilikan.
Untuk menunjukkan milik tidak menggunakan kata ganti (pronoun) tetapi menggunakan nama atau kata benda, digunakan apostrophe (tanda ‘) ditambah s dibelakang nama atau kata benda tersebut.
Tetapi jika berakhiran dengan huruf desis (seperti “s” atau “z”) cukup ditambah dengan tanda apostrophe (tanda ‘) saja.
Example:
Budi’s house (Rumah budi)
Rini’s house
My aunt’s car
My sister’s friend
Sulis’ cat
Agus’ hat
d. Possessive Pronoun (Kata Ganti Pemilik)
Possessive Pronoun adalah kata ganti yang menunjukkan milik yang menempati posisi Subjek, Objek atau Complement dalam sebuah kalimat.
Catatan:
Bila tidak menggunakan Possessive Pronoun, untuk menunjukkan milik digunakan akhiran tanda “apostrophe” (‘) ditambah dengan “s”, tetapi apabila kata bendanya berakhiran dengan huruf desisi (misalnya s atau z) cukup ditambah tanda apostrophe saja.
• Joko’s (Milik Joko)
• My uncle’s (Milik pamanku)
• Rini’s (Milik Rini)
• Agus’ (Milik Agus)
• Lilis’ (Milik Lilis)
• Her sons’ (Milik anak-anak laki-lakinya)
• Mrs. Davis’ (Milik nyonya Davis)
Examples:
My car is the black one – Mine is the black one.
His wallet is beautiful – His is beautiful.
They like her skirt – They like hers.
Conditional Sentences
Kategori: Grammar - Dibaca: 18933 kali
2. Relative Pronoun
3. Tenses
-simple present
- simple past
- simple future
- present perfect
- present continious
- past continious
4. Conditional sentence
Halo semua, pernah denger personal pronoun? Pasti donk. Kalo dalam bahasa Indonesia personal pronoun misalnya: saya, dia (wanita), dia (pria), kamu dan mereka. Untuk benda dan binatang panggilnya apa ya? Hehehe.
Personal Pronoun (Kata Ganti Orang) adalah kata yang digunakan untuk menggantikan orang, benda, binatang atau hal lainnya. Personal Pronoun bisa digunakan sebagai Nominative (Subjek), Accusative (Objek), Possessive Adjective (Kata Sifat Kepemilikan) dan Possessive Pronoun (Kata Ganti Pemilik).
| SUBJECT | OBJECT | POSSESSIVE ADJECTIVE | POSSESSIVE PRONOUN |
| I | ME | MY | MINE |
| YOU | YOU | YOUR | YOURS |
| THEY | THEM | THEIR | THEIRS |
| WE | US | OUR | OURS |
| HE | HIM | HIS | HIS |
| SHE | HER | HER | HERS |
| IT | IT | ITS | |
SUBJECT: terletak diawal kalimat
OBJECT: terletak setelah verb setelah preposition (kata depan)
POSSESSIVE ADJECTIVE: terletak sebelum noun
POSSESSIVE PRONOUN: sebagai subjek, sebagai objek
a. Kata Ganti Sebagai Subjek (Nominative Pronoun)
Nominative Pronoun (Kata Ganti Sebagai Subjek) diletakkan di awal kalimat. Nominative Pronoun terdiri dari:
I | Orang Pertama Tunggal (Aku) |
| You | Orang Kedua Tunggal (Kamu) |
| He | Orang Ketiga Tunggal (Dia untuk laki-laki) |
| She | Orang Ketiga Tunggal (Dia untuk wanita) |
| It | Orang Ketiga Tunggal (Dia untuk benda dan binatang) |
| We | Orang Pertama Jamak (Kami/kita) |
| You | Orang Kedua Jamak (Kalian) |
| They | Orang Ketiga Jamak (Mereka, untuk orang, benda dan binatang) |
Examples:
Susan is a student - She is a student
Roger is a teacher – He is a teacher
You and I are students – We are students
Susan and Andy are students – They are students
The dog and the cat are fat – They are fat
You and Susan are students – You are students
b. Kata Ganti Sebagai Objek (Accusative Pronoun)
Accusative pronoun (Kata ganti sebagai objek) terdiri dari:
SUBJECT | OBJECT |
| I | ME |
| YOU | YOU |
| WE | US |
| THEY | THEM |
| HE | HIM |
| SHE | HER |
| IT | IT |
Personal Pronoun sebagai objek terletak setelah verb (kata kerja) dan setelah preposition (kata depan).
Examples:
Mr. Bambang loves Mrs. Astuti – Mr. Bambang loves her.
I visit Mr. Rudi every Sunday – I visit him every Sunday.
She knows you and me – She knows us.
We meet Yuda and Yudhi everyday – We meet them everyday.
They like the cat – They like it.
I get the novels from Mrs. Nitya – I get them from her.
c. Possessive Adjective (Kata Ganti sebagai Milik)
Pronoun sebagai Possessive Adjecive diletakkan didepan Noun (Kata Benda) untuk menunjukkan kepemilikan.
I | MY | My name |
| YOU | YOUR | Your name |
| THEY | THEIR | Their name |
| WE | OUR | Our name |
| HE | HIS | His name |
| SHE | HER | Her name |
| IT | ITS | Its name |
Untuk menunjukkan milik tidak menggunakan kata ganti (pronoun) tetapi menggunakan nama atau kata benda, digunakan apostrophe (tanda ‘) ditambah s dibelakang nama atau kata benda tersebut.
Tetapi jika berakhiran dengan huruf desis (seperti “s” atau “z”) cukup ditambah dengan tanda apostrophe (tanda ‘) saja.
Example:
Budi’s house (Rumah budi)
Rini’s house
My aunt’s car
My sister’s friend
Sulis’ cat
Agus’ hat
d. Possessive Pronoun (Kata Ganti Pemilik)
Possessive Pronoun adalah kata ganti yang menunjukkan milik yang menempati posisi Subjek, Objek atau Complement dalam sebuah kalimat.
SUBJECT | POSSESSIVE PRONOUN | ARTI |
| I | Mine | Milikku |
| You | Yours | Milikmu |
| They | Theirs | Milik mereka |
| We | Ours | Milik kami / kita |
| He | His | Milik dia pria |
| She | Hers | Milik dia wanita |
Catatan:
Bila tidak menggunakan Possessive Pronoun, untuk menunjukkan milik digunakan akhiran tanda “apostrophe” (‘) ditambah dengan “s”, tetapi apabila kata bendanya berakhiran dengan huruf desisi (misalnya s atau z) cukup ditambah tanda apostrophe saja.
• Joko’s (Milik Joko)
• My uncle’s (Milik pamanku)
• Rini’s (Milik Rini)
• Agus’ (Milik Agus)
• Lilis’ (Milik Lilis)
• Her sons’ (Milik anak-anak laki-lakinya)
• Mrs. Davis’ (Milik nyonya Davis)
Examples:
My car is the black one – Mine is the black one.
His wallet is beautiful – His is beautiful.
They like her skirt – They like hers.
Relative Pronoun
- Relative Pronoun adalah anak kalimat yang berfungsi sebagai pengganti yang menggantikan kedudukan adjective dalam kalimat majemuk.
- Fungsi Relative Pronoun :
- 1. Who : digunakan untuk berhubungan dengan subjek ( orang )
- 2. Whom : digunakan untuk berhubungan dengan objek ( orang )
- 3. Which : digunakan untuk berhubungan dengan subjek/objek ( benda )
- 4. That : digunakan untuk berhubungan dengan subjek/objek ( orang/benda )
- 5. Whose : digunakan untuk berhubungan dengan kata ganti milik ( posessive )
- Adjective Clauses : kedudukan adjective dalam kalimat majemuk.
- The man bought my car
- He was a lawyer
- Answer : The man who was a lawyer bought my car
- Cathrin is friendly
- she is my friend
- Answer : Cathrin who is my friend is friendly.
Conditional Sentences
Kategori: Grammar - Dibaca: 18933 kali
Conditional (Kalimat Pengandaian) menjelaskan bahwa sebuah kegiatan bertentangan dengan kegiatan yang lain. Conditional yang paling umum adalah Real Conditonal dan Unreal Conditonal, kadang-kadang disebut juga if-clauses.
Real Conditional (sering juga disebut juga dengan Conditional Tipe I) yang menggambarkan tentang mengandai-andai sesuai dengan fakta.
Unreal Conditional (sering juga disebut sebagai Conditional Tipe II) yang menggambarkan tentang pengandaian yang tidak nyata atau berimajinasi.
Ada juga Conditional yang ke-3 yang sering disebut dengan Conditional Tipe III, digunakan sebagai penyesalan yang terjadi di masa lampau dan zero conditional, digunakan untuk mengekspresikan sesuatu yang sudah pasti benar.
Catatan: Jika klausa "if" diletakkan di awal kalimat, kita harus menggunakan �koma�. Sebaliknya jika klausa "if" berada di belakang, maka tidak perlu ada koma
Zero Conditional
Digunakan untuk mengekspresikan kebenaran umum. Tense yang digunakan biasanya Present Simple Tense
Rumus
| (Klausa IF) | (Induk Kalimat) |
| If you heat water to 100�C, | it boils. |
Atau
| (Induk Kalimat) | (Klausa IF) |
| Water boils | if you heat it to 100�C, |
Contoh:
- If you drop an apple, it falls. = An apple falls, if you drop it.
- If you don't do your homework, I will be disappointed. = I will be disappointed, if you don't do your homework.
Catatan: Pada tipe ini, �if� sering digantikan dengan "when"
Conditional I
Digunakan untuk mengekspresikan pengandaian yang dibuat berdasarkan fakta di masa sekarang atau masa yang akan datang dan pengandaian ini bisa saja terjadi. Klausa �if� biasanya dalam bentuk Present Simple Tense.
Rumus
| (Klausa IF) | (Induk Kalimat) |
| If I see you tomorrow, | I will buy you a drink. |
Atau
| (Induk Kalimat) | (Klausa IF) |
| I will buy you a drink | if I see you tomorrow. |
Kita sering menggunakan unless yang artinya 'jika... tidak�.
Rumus
| (Klausa IF) | (Induk Kalimat) |
| Unless you hand in your homework, | I won't mark it. |
| Artinya | |
| If you don't hand in your homework, | I won't mark it. |
Atau
| (Induk Kalimat) | (Klausa IF) |
| I won't mark your homework | unless you hand it in. |
| Artinya | |
| I won't mark your homework | if you don't hand it in. |
Catatan: Kita tidak pernah menggunakan will, atau won't dalam Klausa IF.
Contoh:
- If I have time today, I will phone my friend. = I will phone my friend, if I have time today.
- If I go to England, I will buy some Cheddar cheese. = I will buy some Cheddar cheese, if I go to England.
Conditional Tipe II
Digunakan untuk mengekspresikan situasi yang tidak nyata di masa sekarang atau masa yang akan datang. Tipe ini digunakan untuk mengekspresikan sebuah harapan. Tenses yang digunakan dalam klausa IF adalah Past Simple Tense.
Rumus
| (Klausa IF) | (Induk Kalimat) |
| If I won the lottery, | I would buy a new house. |
Atau
| (Induk Kalimat) | (Klausa IF) |
| I would buy a new house | if I won the lottery. |
Catatan: Jangan gunakan would atau wouldn't dalam Klausa IF.
Contoh:
� If I were you, I wouldn't do that. = I wouldn't do that, if I were you.
� If I had more time, I would do more on my websites. = I would do more on my websites, if I had more time.
Conditional Tipe III
Digunakan untuk mengekspresikan sebuah kondisi di masa yang lampau yang tidak mungkin akan terjadi lagi. Sering digunakan untuk mengkritik atau penyesalan. Tenses yang digunakan dalam Klausa IF adalah Past Perfect Tense.
Rumus
| (Klausa IF) | (Induk Kalimat) |
| If I had worked harder, | I would have passed my exam. |
| If I had worked harder, | I could have passed my exam. |
| If I had worked harder, | I should have passed my exam. |
Atau
| (Induk Kalimat) | (Klausa IF) |
| I would have passed my exam | if I had worked harder. |
| I could have passed my exam | if I had worked harder. |
| I should have passed my exam | if I had worked harder. |
Catatan: Jangan gunakan would have atau wouldn't have, dll dalam Klausa IF.
Contoh:
- If I hadn't helped you, you would have failed. = You would have failed, if I hadn't helped you.
- If it had been sunny, we could have gone out. = We could have gone out, if it had been.
- untuk tenses, silahkan ikuti : http://www.belajaringgris.net/belajar-grammar-kumpulan-16-tenses-bahasa-inggris-lengkap.html
Selasa, 15 Maret 2011
ujian mid semester kelas x
1. Part of Speech
a. noun
b. verb
c. adjective
d. adverb
e. conjunction
f. interjection
g.preposition
h. pronoun
2. Tenses
a. Simple Present
b. Simple Past
c. Present Continious
d.Present Perfect
e. past continious
f. present future
3. descriptive text
you can describe something ; yourself, your town, your school
bisa dibuka: http://www.englishclub.com/grammar/parts-of-speech_1.htm
tuk tenses: http://www.belajaringgris.net/belajar-grammar-kumpulan-16-tenses-bahasa-inggris-lengkap.html
tuk descriptive text : http://ahmadzahrowi.wordpress.com/2009/03/16/descriptive-text/ dan lihat buku hlm 80.
a. noun
b. verb
c. adjective
d. adverb
e. conjunction
f. interjection
g.preposition
h. pronoun
2. Tenses
a. Simple Present
b. Simple Past
c. Present Continious
d.Present Perfect
e. past continious
f. present future
3. descriptive text
you can describe something ; yourself, your town, your school
Parts of Speech Table
This is a summary of the 8 parts of speech*. You can find more detail if you click on each part of speech.| part of speech | function or "job" | example words | example sentences |
| Verb | action or state | (to) be, have, do, like, work, sing, can, must | EnglishClub.com is a web site. I like EnglishClub.com. |
| Noun | thing or person | pen, dog, work, music, town, London, teacher, John | This is my dog. He lives in my house. We live in London. |
| Adjective | describes a noun | a/an, the, 69, some, good, big, red, well, interesting | My dog is big. I like big dogs. |
| Adverb | describes a verb, adjective or adverb | quickly, silently, well, badly, very, really | My dog eats quickly. When he is very hungry, he eats really quickly. |
| Pronoun | replaces a noun | I, you, he, she, some | Tara is Indian. She is beautiful. |
| Preposition | links a noun to another word | to, at, after, on, but | We went to school on Monday. |
| Conjunction | joins clauses or sentences or words | and, but, when | I like dogs and I like cats. I like cats and dogs. I like dogs but I don't like cats. |
| Interjection | short exclamation, sometimes inserted into a sentence | oh!, ouch!, hi!, well | Ouch! That hurts! Hi! How are you? Well, I don't know. |
bisa dibuka: http://www.englishclub.com/grammar/parts-of-speech_1.htm
tuk tenses: http://www.belajaringgris.net/belajar-grammar-kumpulan-16-tenses-bahasa-inggris-lengkap.html
tuk descriptive text : http://ahmadzahrowi.wordpress.com/2009/03/16/descriptive-text/ dan lihat buku hlm 80.
Minggu, 07 November 2010
Menemukan Diri dalam Kesendirian
Termenung dalam sunyi di lautan hening
terpekur menatap kosong jauh ke depan
terbayang semua peristiwa penuh kilau
membawa seperangkat kegalauan dan keputusasaan
Berbilang masa bersusun waktu
perjalaan waktu yang konstan
menarikan semua kejadian penuh konsentrasi
menyemburat dan memproklamirkan semua tanpa ambil peduli
gerakan tanga melamban
sejenak menghapus derai air mata
menahan sesenggukan yang dalam
menyiksa tenggorokan
ada pedih seperti disayat sembilu
sakit, teramat perih
bercampur dengan warna sesal
bersatu menghancurkan dinding harapan
terkenang masa dan tersadar akan kenyataan
didera kesamaan prestasi di setiap visi
tak kah ada hasil usaha yang patut dibanggakan??
haruskah berada dalam lubang yang sama?
sejenak terpekur dan terdiam
mengucurkan air mata sesal
merasa diri bernoda dan jorok
berdosa dan tak berbakti
tersadarkan jiwa walau sementara
tersadar hati walau kemudian terlena
dan terus berulang
tanpa makna dan capaian yang berkembang
inilah aku
ini lah diri dan jiwa serta hatiku
aku gagal
berdosa dan bernoda
terjerembab dalam nostalgia
tersngkur karena fitrah untuk mendapat pasangan
tersangkut dengan alasan ketiadaan
aku, sadar dalam kelemahan
kehilangan tujuan dalam kehangatan perjuangan
didera konsep dan harapan
yang membunuh semua harapan ketika tersadar
aku, terpuruk dalam kubangan nista dan dosa
berbalut serban kenakalan
berpayung kain nista dan kegagalan
ternyata aku gagal
aku
aku tak tahan
aku mau berubah
aku mau menjadi sang pejuang
pejuang yang bangkit dari keterpurukan
menjadi pelopor kebangkitan
walau tarikan pecundang jiwa
aku harus mampu hadapi
aku jatuh dan gagal
aku juga mau dan harus berubah
aku harus meniti jalan yang berduri
biarkan kamu mencela
menertawakan dan mengucilkan
aku tetap berdiri
meunjukkan aku, setidaknya untuk wanita tersayang, bunda
SMA swasta An Nizam Medan
-SAR-
terpekur menatap kosong jauh ke depan
terbayang semua peristiwa penuh kilau
membawa seperangkat kegalauan dan keputusasaan
Berbilang masa bersusun waktu
perjalaan waktu yang konstan
menarikan semua kejadian penuh konsentrasi
menyemburat dan memproklamirkan semua tanpa ambil peduli
gerakan tanga melamban
sejenak menghapus derai air mata
menahan sesenggukan yang dalam
menyiksa tenggorokan
ada pedih seperti disayat sembilu
sakit, teramat perih
bercampur dengan warna sesal
bersatu menghancurkan dinding harapan
terkenang masa dan tersadar akan kenyataan
didera kesamaan prestasi di setiap visi
tak kah ada hasil usaha yang patut dibanggakan??
haruskah berada dalam lubang yang sama?
sejenak terpekur dan terdiam
mengucurkan air mata sesal
merasa diri bernoda dan jorok
berdosa dan tak berbakti
tersadarkan jiwa walau sementara
tersadar hati walau kemudian terlena
dan terus berulang
tanpa makna dan capaian yang berkembang
inilah aku
ini lah diri dan jiwa serta hatiku
aku gagal
berdosa dan bernoda
terjerembab dalam nostalgia
tersngkur karena fitrah untuk mendapat pasangan
tersangkut dengan alasan ketiadaan
aku, sadar dalam kelemahan
kehilangan tujuan dalam kehangatan perjuangan
didera konsep dan harapan
yang membunuh semua harapan ketika tersadar
aku, terpuruk dalam kubangan nista dan dosa
berbalut serban kenakalan
berpayung kain nista dan kegagalan
ternyata aku gagal
aku
aku tak tahan
aku mau berubah
aku mau menjadi sang pejuang
pejuang yang bangkit dari keterpurukan
menjadi pelopor kebangkitan
walau tarikan pecundang jiwa
aku harus mampu hadapi
aku jatuh dan gagal
aku juga mau dan harus berubah
aku harus meniti jalan yang berduri
biarkan kamu mencela
menertawakan dan mengucilkan
aku tetap berdiri
meunjukkan aku, setidaknya untuk wanita tersayang, bunda
SMA swasta An Nizam Medan
-SAR-
Langganan:
Postingan (Atom)